Jumat, 07 Februari 2014

Apresiasi Karya Buku Anggota Club Menulis STAIN Pontianak

Selamat siang semua.

Bagaimana aktivitas menulisnya. Buku apa saja yang telah dibaca. Mari berbagi cerita dan infromasi pada kami. Kami senang sekali jika komunikasi CM dan pembaca dapat terjalin.

Di postingan ini, kami akan mengabarkan tentang beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan. Kami sudah melakukan rapat kecil-kecilan nan serius di ruang Club Menulis. Salah satunya adalah Apresiasi Karya anggota Club Menulis STAIN Pontianak.

Apresiasi berupa analisa kekurangan dan kelebihan buku yang telah diterbitkan. Kegiatan ini bertujuan agar karya-karya yang diterbitkan menjadi lebih baik. Setelah banyak buku yang diterbitkan, kami merasa perlu membuat ruang khusus yang mempertemukan karya kami dan orang yang lebih ahli untuk memberikan kami saran-saran. Kami berusaha untuk memperbaiki kualitas penulisan kami dan menjadikan karya kami lebih bermanfaat untuk masyarakat.

Nantinya, penulis yang akan mencari pemateri sendiri dan membuat konsep kegiatan sendiri, dimana kegiatannya atau adanya acara tambahan.  Penulis boleh menghubungi pihak lain untuk bekerja sama dalam kegiatan analis.


Berikut jadwal Apresiasi Karya Buku Anggota Club Menulis STAIN Pontianak dan hadiri acaranya.


NO
NAMA PENULIS/
EDITOR
JUDUL BUKU
WAKTU PELAKSANAAN
1
YUSRIADI
PENDIDIKAN INSPIRATIF
17 FEB
2
KHAIRUL F
MUKASYAFAH CINTA
3 MARET
3
NINDA
MERANTAU DI KHATULISTIWA
24 MARET
4
DEPLO
HITAM
14 APRIL
5
MAHMUD AL-FIKRI
IZINKAN AKU MENJADI SYURGAMU
28 APRIL
5
ENI DESIYANI
4 MUSIM
12 MEI
6
HELDA
TUHAN BARU
26 MEI
7
MARSITA
JENDELA INSPIRASI
9 JUNI
8
HOLI HAMIDIN
MOTIVASIKU
23 JUNI
9
SUMAMA
INSPIRASI DARI KAMPUS
7 JULI
10
MUSLIMIN
KINI AKU MAHASISWA
21 JULI
11
LUTFI
REMBULAN BERTAHLIL
4 AGUSTUS
12
NORMIAH
CINTA AISYAH DALAM NAUNGAN AL QURAN
18 AGUSTUS
13
KHUSNUL
BALADA SANTRI
1 SEPTEMBER
14
PUTRIANA
CARA SUKSES DALAM BELAJAR
15 SEPTEMBER
15
NURSILAN
BIARKAN AKU BERKARYA
29 SEPTEMBER
16
DODI
KARENA CINTA AKU BERKARYA
13 OKTOBER
17
NURHASANAH
SEPEDA PAK MEGA
27 OKTOBER
18
SURYANDINI MULID
PENGALAMAN HIDUP
10 NOVEMBER
19
YANTO
CORETAN RAMADHAN
24 NOVEMBER
20
SULISTIANINGSIH
CINTA TERHALANG TERAS RUMAH
08 DESEMBER

Kamis, 07 November 2013

Pelajaran dari Pak Becak



Setengah jam, aku menunggunya.  Mau nelfon tak punya nomornya, terhapus pula’ gerutu ku dalam hati. Ku mulai melihat nama-nama kontak di hp dan ku cari nama Mba. Ya mba saya lupa bukanya dia yang menlfonnya tadi malam kenapa tidak saya tanyakan ke dia?
Mba tukang becaknya belom datang. Udah setengah jam nunggu, ku kirim pesan singkat ku ke Mba.
Iya bapaknya lagi diperjalanan.

Setelah membaca balasan sms baru saya tenang.
Pak Yusuf, adalah seseorang yang sangat luar biasa menurutku.Umurnya kira-kira enam puluh tahun menurut ku. Perjumpaan ku tiga bulan lalu , ketika saya dan Mba kebingungan untuk membawa hasil belanjaan, karna mobil yang biasa kami gunakan sudah satu minggu  rusak.
Hari itu, kami menanyakan ke tukang parkir pasar flamboyan. Ada tidak tukang becak yang mau mengantarkan barang kami di parit haji husin 1 tanya kami ke tukang parkir.  “Ada di sebarang jawabnya,  Pak haji panggilnya ke tukang becak yang di maksud. Segera mungkin dia berlari menghampiri di mana aku dab Mba berdiri. Biri-buru ku tanyakan kepadanya.” Bisa antarkan belanjaan kami ke Paris satu Pak? Bisa jawabnya,sambil menganggkat belanjaan kami ke becaknya.
Berapa Pak? Tanya Ku saat dia selesai membawa belanjaan ku.
Terserah, seikhlasnya saja.
Aku saling pandang dengan mba, tanda kebingungan mau memberikan berapa yang harus kami bayar atas jasa angkutanya. Jawaban yang tak aku sangka-sangka karna sangat berbeda dengan tukang becak yang aku tanyakn satu hari yang lalu.
Hari ini aku kembali menggunakan jasa nya. Dan rasa kagumku ke sosok orang penarik becak ini ketika beliau meminta maaf atas keterlambatnnya untuk datang mengambil barang-barang belanjaanku.
“Maaf bapak terlambat! tadi subuh ada kegiatan safari fajar mendadak. Tadi malam sekitar jam sepuluh baru di beberi tahu ke saya. Jadi setengah enam baru selesai acaranya. Tuturnya ke aku.
Selain murah hati, beliau juga aktif sebagai jamaah masjid dan sekaligus ikut andil dalam kegiatan safari fajar.
Status sosial seseorang tidak akan menghambat orang tersebut untuk melakukan aktifitas. Dan status sosial juga tidak menghambat orang tersebut untuk membantu seikhlasnya. Dari beliau aku belajar setiap pekerjaan jangan dilihat dari upah atau ongkos yang akan diberikan tetapi satu menjali tugas atau pekerjaan yang memang sudah kita tekuni itu hendaklah ikhlas. Untuk pembayaran hanya tergantung orang yang memakai jasa untuk mempertimbangkannya lagi.